10 Tahun Bukanlah Waktu yang Singkat Bagi Sebuah Persahabatan, 10 Perubahan Ini Pasti Kamu Rasakan

10 Tahun Bukanlah Waktu yang Singkat Bagi Sebuah Persahabatan, 10 Perubahan Ini Pasti Kamu Rasakan

Manusia dibuat sebagai makhluk sosial dengan di antara kebutuhannya ialah berelasi. Banyak relasi yang dapat anda jumpai dimana-mana, salah satunya ialah relasi persahabatan. Apakah anda mempunyai sahabat? Sudah berapa lama kalian bersahabat? Jika telah 10 tahun lamanya, 10 perubahan ini pasti anda rasakan dan pun alami bareng sahabatmu.

10 Tahun Bukanlah Waktu yang Singkat Bagi Sebuah Persahabatan, 10 Perubahan Ini Pasti Kamu Rasakan
10 Tahun Bukanlah Waktu yang Singkat Bagi Sebuah Persahabatan, 10 Perubahan Ini Pasti Kamu Rasakan

1. Melihat adik kawan mu tumbuh dengan demikian cepat

Menurut Judi Online Waktu selesai begitu cepat. Rasanya baru kemarin kau menyuruh adik kawan mu bermain petak umpet ketika berangjangsana ke rumahnya. Sekarang dia telah tumbuh menjadi seorang gadis remaja yang menawan. Rasanya baru kemarin memberi cokelat untuk lelaki kecil raja usil yang terus menggangu anda dan sahabatmu saat membicarakan si dia. Sekarang dia telah tumbuh menjadi remaja lelaki pujaan gadis satu sekolah.

2. Kisah Percintaan yang kalian ceritakan tidak lagi kisah sarat sensasi dengan bumbu basa-basi

Dia ialah pria yang selalu hendak belajar dan punya daya juang.. dan tersebut yang menciptakan aku jatuh cinta padanya masing-masing hari

Jika saat SMP hingga SMA kisah seputar gebetan selalu bersangkutan dengan ketampanan fisik, saat menginjak bangku kuliah bahkan sesudah lulus dan bekerja, kisah seputar si dia selalu bermula dengan kualitas karakter, kehangatan dan kearifan gebetan yang membuatmu jatuh hati. Tak terdapat lagi bumbu basa basi yang berujung pada sensasi. Kau dengan sarat keseriusan meminta pendapat sahabatmu guna memantapkan hati mempersiapkan “bahtera” bareng si pria budiman itu.

3. Jarang komunikasi sebab kesibukan setiap tak mempan memutus tali persahabatan

Karena sejatinya suatu ikatan persahabatan yang telah diikat powerful dengan air mata, tawa, keyakinan dan kesetiaan sekitar bertahun-tahun ialah sebuah ikatan yang tak dapat dibumihanguskan bahkan oleh jarak sekalipun! Kesibukan kegiatan pun mustahil melenyapkan ikatan itu. Ada ketika dimana kau benar-benar hendak pulang lebih mula hanya guna menghubunginya dan tertawa bersamanya, berbagi kekonyolan ataupun kendala yang kau alami dalam pekerjaan.

4. Pekerjaan dan studi lanjut mewajibkan kalian hidup terpisah dalam jarak, trafik ke kota kawan pun tak pelak diniatkan

Pekerjaan ataupun studi lanjut memaksa kalian guna tak saling tatap selama sejumlah waktu. Planning mengunjungi ke kota kawan pun mulai direncanakan. Tak tanggung-tanggung kau menyimpan uang untuk dapat ke menginjakkan kaki ke kota sahabatmu suatu ketika nanti.

5. Kedekatan batin dengan family sahabatmu

Lili, nanti bila Kezia pulang, suruh dia ke rumah, Nenek hendak bertemu.

Entah darimana asalnya, kaupun mempunyai kedekatan batin yang powerful dengan family sahabatmu. Orangtuanya sudah laksana orangtuamu sendiri, kakaknya sudah laksana kakakmu sendiri, adiknya sudah laksana adikmu sendiri. Bahkan kau tidak saja dikenal family inti sahabatmu, kau juga dikenal family besarnya.

6. Membelikan sesuatu untuk sahabat mu dengan gaji sendiri ialah suatu ketulusan yang hadir dalam hati mu

“Ria, temenin aku ke supermarket dong, inginkan beli parfum.”

Sampai kasir.

“Pity, biar aku aja yang bayar.”

Sudah lama tak bertemu. Ketika bertemu dan hendak membeli sesuatu, anda atau sahabatmu dengan sarat inisiatif memungut rupiah dan membayarnya. Pada ketika ha tersebut terjadi, rasa terharu yang kau rasa. Jika dulu saat sekolah kalian hitung-hitungan soal duit, kini dengan sarat ketulusan hendak memberikan sesuatu untuk sahabat dengan hasil keringatnya sendiri.

7. Kalian setiap mempunyai teman dekat di lokasi yang baru, tetapi kedekatan tersebut tak dapat mengungguli kuatnya persahabatan yang sudah semenjak dulu terbentuk

Kalian bertemu dengan tidak sedikit orang di lokasi yang baru. Tentu terdapat juga sejumlah teman yang silih berganti terbit masuk dalam hidupmu. Namun tetap saja kawan sejati mu ialah dia yang pernah menjadi obat nyamuk saat kau mesti bertemu si cinta monyet di kantin sekolah, dia yang menemanimu lari pagi melulu untuk meyakinkan tak terdapat orang yang menyaksikan mu bertemu si kakak ruang belajar sok macho di lapangan basket. Ya, sebab dia ialah orang yang sudah tumbuh bersamamu dalam kepolosan, apa adanya bukan terdapat apanya. Dia tahu hal-hal kecil dari hidup mu dan urusan tersebut membuatmu tak dapat menggantikan dia dengan kawan yang baru. Kalian bakal tetap saling menggali satu dengan yang lain.

8. Perbedaan pada gaya bahasa yang digunakan, tak lagi mentah, kadang memakai pendekatan profesi

Profesi kegiatan yang bertolak belakang mengubah teknik kalian berkomunikasi. Sesekali anda maupun sahabatmu berasumsi menggunakan pendekatan profesi masing-masing. Hal tersebut terjadi secara natural. Dan andai bahasa pamungkas tersebut keluar dari mulut kalian, ekor mata segera berlari ke sudut kiri menyusun senyum simpul dan lantas tertawa pecah.

9. Tak terdapat topeng, tak terdapat kepura-puraan, seluruh terbuka apa adanya

Tak terdapat lagi topeng. Semua tampil apa adanya. Saling berbagi rahasia yang mendalam, melibatkan kawan dalam pemilihan rekan hidup, mengakui kekurangan dan pun tak malu mengakui keunggulan diri di depan sahabatmu. Jika apa yang kalian kerjakan salah, kritikan yang membina akan mengudara. Motivasi dan pilihan jalan terbit pun tak tanggung-tanggung disarankan supaya kedepan dapat lebih baik.

10. Sudah tak jamannya lagi saling salah paham

Bahkan andai dilihat, hampir-hampir kalian tak pernah lagi berhadapan dengan salah paham. Fase tersebut sudah dilewati ketika waktu SMP-SMA. Ditahun ke-10, kalian mulai menyicipi manisnya buah persahabatan yang sekitar ini kalian bangun dengan komitmen dan kepercayaan.

Untukmu yang sedang menginjak usia persahabatan ke-10, selamat merayakan hasil panen persahabatan yang telah susah payah kalian jaga sekitar lebih dari 10 tahun. Bagikan dan sebarkan buah manis tersebut kepada generasi yang lain supaya mereka belajar bahwa sahabat sejati tidak saja sebuah dongeng. Sahabat Sejati tersebut NYATA!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *